Jumát sore kami pergi untuk membayar tagihan Internet. Temanku harus mengambil uang dulu dari ATM karena tagihan Internet yang membengkak, 1,5 Juta.. wow. Soal tagihan yang membengkak ini temanku yang bule dari perancis selalu bilang... Ïnternet di Indoesia preaty Expensive yaaa". Saya hanya diam. tak bisa membela diri.... paling paling bilang.... ÿaa. yaa.,..yaa... setidaknya karena bukan aku yang membayar.
Dengan motor bututku BMW (Bebek Merah warnanya), serasa sulit di tengah hujan. Tetapi untuk sebuah keperluan mendesak, kami harus pergi ke ATM. Naluriku langsung meluncur di Pawirotaman. Tempat yang paling dekat dengan tempat kami yang disana tersedia setidaknya ada 5 ATM dari bank2 yang berbeda. Tempat itu memang terkenal tempat para turis dan bule-bule dari berbagai negeri. Setelah mencoba satu demi satu tak ada satupun ATM yang berhasil. Kami curgia mungkin kartu Master card temanku rusak. Tetapi Saya juga melihat beberapa bule sempat kebingungan keluar masuk dari satu ATM ke ATM yang lain jaraknya berdekatan. Saya tak ingin bertanya pada dia mengapa dia kebingungan seperti itu karena saya pikir dia akan bertanya terlebih dahulu. Salah satu bule pergi menuju money changer yang letaknya dekat juga dengan tempat ATM ATM itu. Wajahnya nampak sangat letih dan kebingungan. Mungkin dia kehabisan duit, pikirku.
Kami baru tahu kalau seluruh bank dan ATM di yogya offline karena Banjir di Jakarta. Seseorang teman memberi tahu kami dan membenarkan bahwa pagi hari dia mencoba mengirim sejumlah uang ke Bank, t etapi Bank bilang uang sementara hanya bisa dicatat dengan pembukuan manual.
Temanku yang bule perancis berujar berkali-kali :"Strange in Indonesia, Ya.... strange....."
Tetapi oleh karena alasan ATM yang offline itu, kami juga jadi punya alasan juga untuk menunda pembayaran tagihan internet....
Dan si bule dari perancis itupun tersenyum-senyum...
Ÿaa.... jadi we pay after ATM available yaa...."I hope...(dia terkekeh-kekeh)
Friday, February 02, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment