Mungkin saya bukan lagi seorang "coffe lover" dan seharusnya dengan sah lari cabut dari keanggotaan groups "coffe lover" di friendster. Mereka bilang:"disini khusus coffe lover yang punya selera coffe setidaknya bisa membedakan mana kopi tubruk dan bagaimana cappucino dari Italli.
Jadi saya seorang coffe addic, sampai-sampai ngak lagi bisa nentuin rasa kopi dari robusta, jember, lampung, bali atau luwak (yang konon biji kopinya keluar dari feses luak ...wueeekkkk...nak). Saya hanya bisa membedakan dengan tiga tingkatan kopi menurut saya, mana kopi mantap, kopi biasa dan kopi palsu. Kopi mantap untuk kopi yang benar benar kental (kalau takaran saya sekitar 3 sendok kopi tubruk atau satu sendok nescafee) dan sedikit gula. Getirnya akan terasa dari mulut sampai di tenggorokan dan benar-benar menstimulasi mata untuk melek. Sedangkan kopi-kopi sachet semacam nescafe, coffemix, indocaffe dlll itu bagi saya hanya tergolong kopi biasa. Kopi biasa seperti ini, ah setidaknya hanya untuk teman ngobrol saja menyuguh tamu atau teman. lebih praktis.
Kalau kopi ini, agak menyakitkan, saya labelkan pada kopi-kopi yang dibuat oleh bukan orang yang suka minum kopi. Kebanyakan kopinya encer dan teralu manis sehingga rasanya seperti manisan kopi saja.
One cup of coffe... kata bob marley....
Thursday, April 05, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment